Berita Terkait
Denpasar (Antara Bali) - Lomba  membuat penjor, hiasan bambu serta rangkaian janur, bunga kombinasi buah dan kue (gebogan) akan mengisi salah satu kegiatan menyemarakkan Dies Natalis VIII dan wisuda  sarjana IX  Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar yang puncaknya dilaksanakan Kamis (28/7).

"Dua lomba kegiatan tersebut melibatkan semua dosen dan anggota Dharma Wanita lembaga pendidikan tinggi seni tersebut pada 27 Juli, sehari menjelang kegiatan puncak," kata Pembantu Rektor I ISI Denpasar Drs I Ketut Murdana, MSI  di Denpasar, Minggu.

Hasil dari kedua kegiatan lomba tersebut akan dijadikan kelengkapan dekorasi pada acara puncak, gebogan untuk dalam ruangan dan penjor di luar ruangan.

Lomba membuat penjor dan gebogan merupakan salah satu dari sebelas jenis kegiatan dalam memeriahkan Dies Natalis VIII dan wisuda IX.

Murdana mengatakan,  kegiatan lomba membuat gebogan, biasa dilakoni remaja putri dan ibu-ibu rumah tangga saat piodalan di tempat suci keluarga (Merajan) maupun pura di masing-masing desa adat di Bali.

Gebogan dibuat di atas dulang yang ditata sedemikian rupa, dengan kombinasi aneka jenis buah lokal, kue, nasi, dan ayam panggang sebagai hiasan, di samping janur dan bunga yang ukurannya dibuat bervariasi mulai dari tinggi setengah meter sampai satu meter.

Dulang adalah suatu alat yang dibuat dari bahan kayu dengan bentuk bundar pada bagian atas semakin kecil ke bawahnya hingga sebesar ukuran kepala, sehingga pas saat dijunjung oleh para wanita maupun remaja putri.

Seluruh anggota Dharma Wanita ISI Denpasar akan ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut, sementara para dosen pria berlomba adu keterampilan membuat penjor yang biasa dipajangkan di depan pintu rumah tangga saat hari raya Galungan dan Kuningan, hari raya besar umat Hindu di Bali, dalam memperingati kemangan Dharma (kebaikan) melawan Adharma (keburukan).

Murdana menjelaskan, mahasiswa menggelar pameran lukisan dengan mahasiswa asal Malang, Jawa Timur, seminar seni rupa, lomba melukis melibatkan pelajar sekolah dasar, SLTP dan SLTA dan lomba tembang macepat geguntangan antarmahasiswa fakultas seni pertunjukan.

Selain itu seminar melukis dan mematung serta lomba cipta seni rupa dan desain kriya, disain interior, lomba menggambar karikatur dan lomba fotografi bagi pelajar SMP, SMA dan SMK, tutur Murdana.(*)

Editor: Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © 2014

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antarabali.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar