Berita Terkait
Jimbaran (Antara Bali) - Universitas Udayana (Unud) melepas 912 wisudawan/wisudawati pada wisuda ke-105 yang dilaksanakan di Auditorium Widya Sabha Mandala, Kampus Bukit Jimbaran, Kabupaten Badung, Sabtu.
     
"Mudah-mudahan lulusan Unud tidak menunggu pekerjaan dan perlu ditekankan kepada alumni diharapkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru," kata Rektor Unud Prof Dr I Ketut Suastika.
     
Menurut dia, hingga saat ini perguruan tinggi negeri itu sudah berhasil mencetak lulusan sebanyak 65.374 orang sejak didirikan tahun 1962.
     
Para wisudawan/wisudawati yang dilepas berasal dari program studi strata satu (S1) sebanyak 531 orang, Diploma (151), Profesi (102), Dokter Spesialis (14), Magister (102), dan Doktor (12).
     
Dari jumlah itu, sembilan di antaranya merupakan lulusan dari Malaysia dan Timor Leste yakni pada Fakultas Kedokteran tercatat satu orang dari Malaysia dan Timor Leste, dan tujuh orang wisudawan dari program Pascasarjana yang berasal dari Timor Leste.
     
Suastika mengimbau agar para lulusan segar tidak menunggu dan mengejar menjadi seorang pegawai negeri sipil yang selama ini selalu menjadi rebutan para sarjana yang baru lulus, meskipun kuota yang diterima sangat terbatas.
     
Untuk itu, pihaknya mengharapkan agar para lulusan tersebut mampu menciptakan lapangan pekerjaan dengan mendayagunakan ilmu dan kreativitas yang dimiliki selain mengabdikan diri kepada masyarakat.
     
Sementara itu, lanjut Suastika, terkait masih rendahnya angka lulusan perguruan tinggi di Indonesia yang baru mencapai 7,5 persen jika dibandingkan negara lain, pihaknya mengaku tengah membuka beberapa program studi baru yakni Kelautan dan Perikanan serta Kedokteran Gigi untuk meningkatkan angka lulusan.
     
Selain membuka program studi baru, salah satu upaya yang ditempuh untuk meningkatkan angka lulusan adalah dengan memberikan daya tampung yang lebih luas kepada calon mahasiswa.
     
"Upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan lulusan perguruan tinggi  namun dengan prinsip tetap memperhatikan kualitas pendidikan lebih baik," ucap mantan Dekan Fakultas Kedokteran itu.(DWA)

Editor: Dewa Sudiarta Wiguna
COPYRIGHT © 2014

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antarabali.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar